Rabu, 12 Maret 2014

Pengertian odex dan deodex dalam android

Banyak sekali pertanyaan apakah ODEX dan DEODEX itu? Apakah beda antara ODEX dan DEODEX itu?
Saat ini saya menggunakan aplikasi ODEX atau sudah DEODEX?
Mari kita share bersama apakah ODEX dan DEODEX itu

Sebelumnya saya tidak pernah terlintas untuk memposting artikel tentang ODEX dan DEODEX, saya posting artikel ODEX dan DEODEX karena adanya masukan ide dari agan Rizka Sanggar D agar menambahkan artikel tentang ODEX dan DEODEX pada blog kita ini



Semua paket aplikasi di dalam sistem Android umumnya(dalam artian tidak semuanya) memiliki ekstensi .apk.
Aplikasi yang berekstensi .apk sebagian mempunyai file .odex yang bertujuan untuk menghemat data. File-file odex sebenarnya berisi kode khusus yang berfungsi mempercepat atau mengoptimalkan proses booting. Dengan kata lain, dengan adanya file odex proses booting akan lebih cepat.


Sebelum membahas lebih detil perlu dijelaskan di sini perbedaan antara .dex, .odex dan proses deodex. 
Istilah odex dan odexed adalah sama hanya beda tenses (dalam bahasa Inggris). Demikian juga dengan istilah deodex dan deodexed adalah sama juga. 
Akan tetapi antara file odex (odexed) dan deodex (deodexed) tidak sama (semoga tidak bingung anda),


(File) .dex
File .dex pada dasarnya adalah file yang sudah dikompile menjadi file aplikasi yang digunakan oleh Dalvik VM (dapat anda lihat artinya disini bagian dalvik). Untuk lebih gampang mengingat, file .dex bisa diibaratkan dengan .exe di Windows.


(File) .odex
File .odex adalah file .dex yang sudah dioptimalisasi atau sudah mengalami pre-compile untuk kemudian dijalankan di firmware tertentu saja.


(Proses) deodex
Deodex adalah proses mengembalikan kembali file .dex yang sebelumnya sudah dioptimalisasi (.odex) menjadi file .dex. Proses ini akan mengambil cache ODEX kemudian menyusun kembali menjadi file APK saja. Deodex memungkinkan proses pengeditan APK file menjadi lebih mudah. 
Singkatnya adalah proses pengepakan kembali APK dengan ODEX dengan cara tertentu. Proses pengepakan ini akan menjadi file dengan CLASSES.DEX. Dengan melakukan DeOdexing, semua paket dari APK yang sebelumnya terpisah di satukan kembali di satu file APK, sehingga menghilangkan kecemasan bahwa APK yang dimodifikasi akan konflik dengan beberapa file ODEX.Dengan kata laen, ROM yang telah DeODEXed, memiliki paket aplikasi yang telah di jadikan satu kembali dalam satu file APK, sehingga mengijinkan modifikasi pada file APK seperti perubahan tema. Karena tidak ada kode/bagian paket aplikasi yang lokasinya berbeda maka integritas paket tetap terjaga.


Kesimpulannya beda odex dan deodex.
deodex tuh aplikasi yang ada di odex dikemas ulang, kode kode dalvik cache nya di kembalikan lagi ke tiap aplikasi, sedangkan di odex kode kode itu terpisah dari aplikasi.
keuntungannya ketika proses booting lbh cpt odex dari deodex.
kelemahannya lbh sulit utk modifikasi aplikasi, seperti membuat animasi di framework, kalau di deodex lebih mudah sedangkan di odex harus menyambungkan beberapa code script ke code script lainnya.



Cara mengetahui suatu rom odex apa deodex:
Masuk ke /system/app/ lalu lihat disitu ada file dengan extension *.odex atau tidak, jika ada maka rom itu bukan deodex.
Cara mudah pakai tool xUltimate dapatkan disini dan tutorial manual ada disini 
Apapun yang akan anda lakukan jangan lupa BACKUP terlebih dahulu untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, untuk keterangan lebih jelas dapat langsung menuju sumber disini (karena bahasa inggris aslinya, maka anda dapat mengalih bahasakan dengan google translate untuk mempermudah)

Sumber : http://droid-indonesia.blogspot.com/2012/01/apakah-odex-dan-deodex-itu.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar